Kamis, 16 Februari 2012

Program Beasiswa Unggulan dan Sandwich Luar Negeri untuk Kajian Timur Tengah UGM 2011

Dalam rangka melaksanakan program perguruan tinggi menuju universitas bertaraf internasional (World Class University) sesuai dengan kebijakan yang tertuang dalam Renstra Kemendiknas, UGM kembali mengirimkan mahasiswa-mahasiswanya untuk belajar ke luar negeri, yaitu di Universitas Canal Suez Ismailia, Mesir. Hal ini merupakan sebuah program beasiswa unggulan subsidi luar negeri Program Studi Agama dan Lintas Budaya (S1/S2/S3) Konsentrasi Kajian Timur Tengah (Bahasa/Linguistik, Sastra, dan Budaya Arab) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada. Beasiswa Unggulan ini diperoleh dari Biro Kerjasama Luar Negeri Kemendiknas sebagai realisasi MOU Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional dengan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada yang disebut dengan “Beasiswa Unggulan Program Rintisan Double Degree 2011”.

Tujuan dari beasiswa ini untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan potensi sumber daya manusia guna melahirkan insan terbaik bangsa yang memiliki pemahaman kebangsaan secara komprehensif, integritas dan kredibilitas tinggi, berkepribadian unggul, moderat, serta peduli terhadap kehidupan bangsa dan negara. UGM mengirim mahasiswa berprestasi dari jenjang S1, S2, dan S3 Program Studi Sastra Arab dan Agama dan Lintas Budaya Konsentrasi Kajian Timur Tengah Sekolah Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada untuk belajar ke luar negeri jenjang S2 dan S3 Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Arab pada Faculty of Arts and Humanities of Canal Suez University, Ismailia, Egypt. Jangka waktu pendidikan pada beasiswa ini dilaksanakan selama 6 (enam) bulan di Universitas Terusan Suez, Ismailia Mesir. Adapun nama-nama mahasiswa yang dikirim dalam program beasiswa ini adalah Muhammad Yunus Anis (S2 Kajian Timur Tengah UGM Konsentari Linguistik Arab), Tri Yanti Nurul Hidayati (S2 Kajian Timur Tengah UGM Konsentrasi Linguistik Arab), Naufal Ahmad Rijalul Alam (S2 Kajian Timur Tengah UGM Konsentrasi Budaya Arab), Sri Dewi Nur Atiqah (S2 Kajian Timur Tengah UGM Konsentrasi Sastra Arab), Eva Farhah (S3 Kajian Timur Tengah UGM Konsentrasi Sastra), dan Abu Sufyan (S3 Kajian Timur Tengah UGM Konsentrasi Linguistik), ditambah dengan Wahyudi (S3 Kajian Timur Tengah UGM Konsentrasi Linguistik) yang mendapatkan beasiswa Sandwich S3 Dirjen DIKTI ke Canal Suez University di Ismailia Mesir selama 4 (empat) bulan. Selain itu juga ada Yoyo, S.S., M.A (S3 Kajian Timur Tengah UGM Konsentrasi Budaya) yang mendapatkan beasiswa Sandwich-Like yang merupakan program dari DIKTI. Beasiswa tersebut ditujukan untuk studi di King’s College London, University of London, Inggris, selama 4(empat) bulan pada pertengahan Agustus sampai dengan awal Desember tahun 2011.


Dalam rombongan ini disertakan pula mahasiswa dari S1 UGM dan UNS, yaitu Ahmad Jazuli (S1 Sastra Arab UGM) dan Fita Nafisa (S1 Sastra Arab UNS). Tepat pada hari/tanggal Jum’at 28 Juli 2011, para peserta beasiswa tersebut bersama-sama dengan Pengelola dan Ketua Prodi Agama dan Lintas Budaya Minat Kajian Timur Tengah, Prof. Dr. Syamsul Hadi, S.U., M.A pamit dan memohon doa restu kepada Bapak Direktur Pimpinan Sekolah Pascasarjana UGM, Prof. Dr. Hartono, DEA., DESS sebelum berangkat ke Mesir pada hari/tanggal Kamis, 4 Agustus 2011. Harapan dari bapak Pimpinan Sekolah Pascasarjana UGM agar para peserta beasiswa ini tetap semangat dalam belajar dan terus menjaga nikmat kesehatan yang telah diberikan oleh Allah SWT dalam proses studi di luar negeri. Begitu pula agar selalu memantabkan “niat” belajar sungguh-sungguh karena kesuksesan berawal dari niat yang baik.  

1 komentar:

  1. test toefle masuk d UGM brp ya??
    s2 /smsternya brp?? dengar2 dsana perbandingan agama sudah mnjd fakultas bukan jurusan.

    BalasHapus